Kain Tenun adalah Karya Seni yang Termasuk Seni Rupa Terapan - Seni Rupa dan Sejarah

Kain Tenun adalah Karya Seni yang Termasuk Seni Rupa Terapan

Share:

Karya seni adalah suatu karya buatan manusia yang dapat membangkitkan kekaguman dan apresiasi terhadap karya tersebut. Di dalam ilmu seni, terdapat pembagian seni menurut fungsinya yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Seni rupa murni adalah seni rupa yang hanya dapat dinikmati estetika dan diapresiasi tanpa kegunaan khusus dalam kehidupan sehari-hari, berbeda dengan seni rupa terapan yang dapat digunkan dalam kehidupan sehari-hari seperti pulpen, bangku, meja, kursi, papan tulis, piring, teko dan sebagainya. 

Jadi karya seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang dapat dinikmati estetikanya dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Karya seni rupa terapan banyak diterapkan pada kerajinan baik yang terbuat dari tanah liat, tekstil, kulit, lilin, semen, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu karya seni rupa terapan banyak diterapkan pada karya tiga dimensi.

Namun sangat memungkinkan karya seni rupa terapan tersebut juga diterapkan dalam karya seni rupa dua dimensi. Kain tenun adalah karya seni yang termasuk seni rupa terapan yang berdasarkan fungsinya dikelompokkan menjadi karya seni dua dimensi. Mengapa demikian, karena kain tenun hanya dapat dinikmati dari satu sisi saja yaitu bagian luar, hal itu dimaklumi karena kain tenun yang sudah dipakai oleh manusia ke bagian badannya, maka tidak dapat lagi terlihat pada sis dalam kain tenun tersebut.

Kain tenun dapat ditemukan di Sengkang Kab. Wajo, Toraja, Flores Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Minangkabau, Sumatera secara umum, Jepara, Bali, dan Kalimantan Timur.

Kain tenun banyak terbuat dari serat kayu, kapas, sutra, dan lainnya. (wikipedia)

Semoga bacaan ini memberi semangat dan inspirasi kepada Anda. Jangan pernah berhenti belajar. Terima kasih.

   

kain tenun adalah karya seni yang termasuk seni rupa terapan, kain tenun, kain seni rupa terapan, seni rupa terapan
Gambar disalin dari Merdeka.com

Tidak ada komentar

Terima kasih telah berkunjung, terus dukung kami, jangan lupa klik iklan sebagai tanda kunjungan. Mari saling menghargai.