Bagi Manusia Purba Gambar Merupakan Alat

Share:

Manusia purba betahan hidupa dengan berburu dan mengumpulkan makanan. Sebelum berburu mereka membuat ritual. Caranya, mereka melukis binatang tersebut di dinding-dinding gua. Dibuat semirip mungkin dengan binatangnya. Sebaliknya, kalau mereka melukis manusia malah hanya digambarkan sebagai tongkat-tongkat berjalan. Harapan mereka agar tidak terkena ritual yang dibuat sendiri.

Setelah lukisan selesai. Ritual dimulai. Mereka mengambil tombak. Ditusuk-tusuklah lukisan binatang tadi. Harapan mereka, membuatnya semirip mungkin dgn binatang aslinya kemudian menusuk lukisannya, sama dengan kenyataan di lapangan ketika berburu nantinya. Itulah sebabnya lukisan mereka mirip-mirip dengan aslinya.

Diperkirakan tahun 1000 SM, bagi manusia purba gambar merupakan alat komunikasi, baik itu komunikasi dengan sesama rekan dan komunikasi magis dengan ruh yang mereka percaya dapat membuat hewan buruan dapat tertangkap. Saat itu mereka mulai beternak, bertani dan menetap di suatu tempat. Mereka mulai memercayai sesuatu yang magis (animisme-dinamisme) seperti ritual yang dijelaskan di atas. Itulah sebabnya banyak ditemukan monumen batu sebagai bahan kepercayaan mereka seperti menhir (patung batu penyembahan), dolmen (meja makanan) dan cromlech (kuburan batu yang disusun melingkar) .

gambar disalin dari Ask Gramps

Tidak ada komentar

Terima kasih telah berkunjung, terus dukung kami, jangan lupa klik iklan sebagai tanda kunjungan. Mari saling menghargai.