Aliran Seni Rupa Dadaisme

Share:
Dadaisme atau biasa pula disebut Dada, merupakan karya seni rupa yang lahir sebagai reaksi protes terhadap kekekerasan dan kekacauan akibat perang dunia I. Nama Dada sendiri konon ditemukan dengan cara mencari kata secara acak pada kamus dan ditemukanlah kata “dada” yang dalam Bahasa Perancis bermakna “kuda-goyang.” 

Perupa dari kelompok Dadaisme berpandangan bahwa buat apa ada peraturan (misalnya hukum internasional) bila tidak mampu mencegah peperangan. Begitulah logika mereka sehingga kaum Dada mengemukakan teori  bahwa apabila dunia ini selama tiga ribu tahun tidak bisa merencanakan perkembangannya, adalah juga tidak mungkin bagi seorang seniman untuk berpura-pura menemukan keteraturan dan sesuatu pengertian dalam kekacauan ini.

Pandangan mereka seperti itu direfleksikan dalam karya-karyanya yang mencerminkan sinisme seperti reproduksi lukisan Monalisa yang dibubuhi kumis serta karya “ready mades”-nya Duchamp seperti roda sepeda, pengering botol, dan tempat kencing, yang diangkat dari tempat sampah kemudian diletakkan di atas alas-alas patung atau dimasukkan ke dalam kurungan kaca. Tokoh perupa Dadaisme di antaranya Marcel Duchamp, Raoul Haussmann, dan Hans Arp.

karya Duchamp, gambar disalin dari wimedia
karya Haussmann, gambar disalin dari wikimedia
Monalisa berkumis karya Duchamp, gambar disalin dari pinterest

Tidak ada komentar

Terima kasih telah berkunjung, terus dukung kami, jangan lupa klik iklan sebagai tanda kunjungan. Mari saling menghargai.