Bagaimana Nilai Estetis Karya Seni Rupa Terbentuk?

Share:
Pada dasarnya nilai estetis dapat terbentuk karena pengalaman seseorang mencerap nilai estetika pada suatu karya seni rupa.

Pengalaman estetis dalam seni rupa dapat terbentuk dengan syarat kebutuhan pokok telah terpenuhi dan perlunya ada waktu luang. Seseorang harus melihat karya dan alam sekitar dengan melenyapkan perbedaan antara subjek dan objek (alam).

Nilai estetis juga dapat terbentuk berdasarkan pengalaman inderawi seseorang dan yang paling utama nilai estetis tak dapat ditularkan secara langsung tetapi berkembang dalam diri setiap orang.

Namun bukan berarti tidak mungkin setiap orang dapat merasakan nilai estetis tersebut. Nilai dan pengalaman itu dapat dicapai dengan pendekatan:
1. Unsur seni: seniman, karya seni, masyarakat (pengamat.penikmat)
2. Mimetik: sejauh mana karya berhubungan dengan kenyataan
3. Ekspresif: sejauh mana karya mengungkapkan isi hati penciptanya
4. Struktural: sejauh mana karya merupakan suatu kesatuan dengan strukturnya sendiri
5. Semiotik: bagaimana karya ditafsirkan oleh para pengamat dan masyarakat

gambar disalin dari jagad.id


Tidak ada komentar

Terima kasih telah berkunjung, terus dukung kami, jangan lupa klik iklan sebagai tanda kunjungan. Mari saling menghargai.