Ide dan Perlombaan Amal

Share:
Mereka yang punya ide, idealnya tahu cara eksekusi lapangan terhadap idenya. Namun seringkali yang memiliki ide tidak tahu cara eksekusi lapangan bahkan kadang-kadang mereka yang tahu eksekusi lapangannya tidak diberi ruang untuk bergerak.

Setiap detik berlalu, orang-orang mengeksekusi gagasan-gagasan untuk perbaikan tatanan dunia. Ada yang menganggaapnya sebagai gerakan kepedulian, ada pula yang menganggap sebagai gerakan amal.

Setiap gerak amal akan dihitung dari keikhlasan setiap orang. Tidak dihitung dalam jumlah atau kelompok. Iya dihitung dari perbaikan dan keikhlasan orag-orang.

Ada yang lari dari tanggung jawab karena tak sanggup menanggung beban. Ada yang lari dari tanggung jawab karena tidak diberi ruang besar untuk mengelola gerakan amal itu. Ada yang lari dari tanggung jawab karena saling hujat dari para penggerak gerakan amal itu. dimanakah posisi kita?

Bertahan adalah pilihan. Lari juga adalah pilihan. Bertahan karena memperbaiki gerakan amal itu, lari karena bersiap untuk gerakan amal yang lain. toh gerakan adalah sikap yang kita pilih yang akan dipertanggungjawabkan oleh masing-masing orang di hadapan tuhannya.

Kita tentunya perlu mengevaluasi dan kembali saat start beberapa tahun lalu. Keikhlasan itu bernama keringat dan air mata. Orang-orang saling mendukung bukan menuding. selalu ada doa untuk kebaikan bersama. Dikelilingi orang-oran tulus tanpa perlu pujian.