setiap Anak itu Unik

Share:
"Setiap anak itu unik"

Setidaknya seperti itu yang dilalui para pelaku pendidik seni saat berlalunya masa J. H. Pestalozzi mengajarkan anak-anak mencontoh gambar pada papan tulis di Swiss.

Setiap anak itu unik. Maka lahirlah ekspresi bebas untuk anak-anak yang dalam tahap perkembangannya memang suka bermain.

Jika lukisan abstrak ini dipajang pada pameran kelas internasional tanpa diketahui bahwa pelukisnya adalah seorang anak. Maka berdatanganlah para kritikus seni menyampaikan interpretasinya terhadap lukisan tersebut. Oh lukisan ini begini maksudnya, begitu maksudnya. Setidaknya seperti itu. Dan, Berdatanganlah para pengunjung bertanya makna-makna lukisan tersebut setelahnya. Merenung lama. Memandang dari berbagai sudut. Heran. Berdatangan pula guru-guru seni yang tertawa hari itu juga bersama siswa-siswanya.

Maka malulah orang yang banyak bicara hari itu. Apa susahnya diam. Nikmati. Karena setiap anak itu unik.