Narcissus dan Telaga

Share:



Suatu hari Narcissus melihat wajahnya di atas telaga. Diperhatikannya baik-baik dan muncullah kekaguman pada dirinya sendiri.

Suatu hari lagi, Narcissus tenggelam ke dalam telaga.
Sang Telaga menangis karena tak lagi datang seseorang yang selalu memandanginya seperti Narcissus.

Barangkali dari sinilah kata 'narsis' berasal.
Narcissus memandangi dirinya dengan kekagumannya sendiri melalui telaga.
Sedang telaga merasa spesial di mata Narcissus karena perhatiannya yang berlebihan (ah telaga, engkau terlalu percaya diri).

Namun ternyata tidak juga.
Telaga mengagumi dirinya sendiri melalui pantulan mata Narcissus.

Tapi telaga tahu. Dirinya berbeda dengan Narcissus.