Sejarah Estetika; Review dari Goodreads

Share:







Apa itu karya seni dan sejak kapan hal itu ada? Bagaimana mulanya kesenian dipandang sebagai tiruan atas alam? Dapatkah kesenian dinilai dari fungsi sosialnya? Mengapa komposisi tertentu cenderung dianggap indah? Dari mana asal-muasal gagasan tentang seniman sebagai seorang jenius dan konsepsi soal fiksi sebagai wacana yang otonom terhadap evaluasi faktual? Mengapa seni dibedakan dari kerajinan dan seni murni dipisahkan dari seni terapan? Mengapa kesenian mulai dilihat dalam kacamata subjektif sebagai wilayah perasaan murni? Dari mana asal-usul pandangan bahwa kerja seni semestinya dijalankan demi seni itu sendiri? Apakah bentuk merupakan satu-satunya ciri hakiki karya seni? Apa hubungan antara modernisme estetis dan doktrin kekhasan wahana? Mengapa pengarang dianggap sudah mati dalam generation pascamodern? Bagaimana menempatkan komitmen sosial-politik dalam konteks praktik artistik? Adakah syaraf khusus yang membuat orang merasakan keindahan? Inilah pokok-pokok persoalan dalam sejarah perdebatan estetika sepanjang zaman.

Dalam buku ini, diuraikan tentang sejarah perkembangan estetika sebagai filsafat kesenian sejak masa prasejarah hingga abad ke-21. Pemikir yang dibahas mencakup sosok yang relatif dikenal seperti Plato, Thomas Aquinas, Immanuel Kant dan Martin Heidegger, hingga sosok yang masih langka dibahas di Indonesia, seperti Philodemos, Ibn al-Haytham, Eduard Hanslick dan Dziga Vertov. Dipenuhi dengan penelusuran ke sumber-sumber primer, buku ini membekali pembaca dengan piranti konseptual yang berguna dalam kritik seni dan sastra, kurasi dan praktik berkesenian itu sendiri.

dari https://www.goodreads.com/book/show/31689518-sejarah-estetika