Salvador Dali, Sang Seniman Surealisme

Share:



Dali, engkau bukan sekedar seniman tetapi juga sastrawan.

Lahirnya novel "Hidden Faces" menarik perhatian para kritikus sastra pada masa itu.

1934, engkau menikahi Gala Elouard.

Begitulah seniman sepertimu, kanvas sudah tak mampu menampung perasaanmu. Menikah memang menjadi cangkir penampung rasa yang pasti.

1980, engkau divonis cerebral.

Tanganmu tak bisa lagi memegang kuas.

Engkau berhenti melukis.

1982, istrimu Gala Elouard meninggal.

Pecah sudah cangkirmu. Perasaanmu mengalir begitu saja. 

Begitulah seniman Dali, kadang ujian kita bukan logika, kita hanya perlu menahan rasa yang sesak entah di mana letak pastinya.

Sesekali seperti membuncah di bagian dada, dan muncul entah dari mana lagi.

Itulah sebabnya Tuhan membiarkanmu meninggal karena penyakit jantung.


Dalam kesempatan lain engkau menulis:
"The difference between false memories and true ones is the same as for jewels: it is always the false ones that look the most real, the most brilliant"