Henrique Oliveira, Menghidupkan Pohon Mati

Share:



Plywood Tumors
Hasil karya Henrique Oliveira, Brazil



Kayu biasa digunakan sebagai alat dan bahan dalam kehidupan sehari-hari. Kayu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak, membuat perabot (meja, kursi), bahan bangunan (pintu, jendela, rangka atap), bahan kertas, dan banyak lagi. Kayu juga dapat dimanfaatkan sebagai hiasan-hiasan rumah tangga dan sebagainya.

Terkadang, pagar yang terbuat dari kayu biasa di sekitar lingkungan kita bisa memberikan ide baru bagi seorang seniman, seperti yang terjadi pada Henrique Oliveira, seniman asal Brasil yang mempunyai pemandangan pagar-pagar yang terbuat dari kayu selama dua tahun dari jendela studionya. Henrique akhirnya membuat karya seni dari bahan potongan kayu menjadi seni instalasi Henrique melihat sesuatu yang tidak digunakan lagi pada kehidupan sehari-hari seperti kayu lapis. Untuk itulah digunakannya sebagai bahan membuat seni instalasi ini. 


Henrique menyajikan ide bahwa segala sesuatu yang mati (maksudnya kayu) akan dihidupkan kembali (meski tak hidup dalam keadaan sebenarnya). 


Konsep yang digunakan Henrique adalah lapisan kayu. Henrique berpendapat bahwa manusia mengambil kayu-kayu tersebut dari alam, dipotong menjadi bagian-bagian geometris, digunakan oleh mereka, setelah rusak atau tak mendapat bagian untuk digunakan lalu dibuang begitu saja. Henrique mengambil kembali yang terbuang kemudian menciptakan karyanya.


Maka seni instalasi Plywood Tumors hadir sebagai antitesis dari kematian.


karya-karya Henrique dapat di lihat pada situsnya http://www.henriqueoliveira.com