Dialog Pertemuan Dua Pemilik Cangkir Kopi

Share:

Untuk apa bercerita jika kita sudah tahu apa yang akan kita bicarakan.
Untuk memastikan jikalau engkau masih peduli.

Lalu, untuk apa aku peduli jika aku tak benar-benar peduli.
Hanya memastikan jikalau engkau memang tak peduli.

Oh, untuk itu engkau mengajak bahasa kita saling bertemu.
Tidak, hanya memastikan jikalau engkau masih bisa berbahasa.

Tentu bisa, itu kebiasaanku.
Berarti aku tak perlu memastikan kalau kita baik-baik saja.